Jumat, 16 September 2011

Kabut Hidup

Menjelang pagi...
menjelajah ruang tanpa warna
walau sedikit rona, namun tampak hilang ditelan derita
hanya lampu-lampu merkuri dan rembulan yang tersenyum samar

              Sedikit demi sedikit...
              dengan terseok-seok kami jalani
              lelah dan letih hanyalah pemupus mimpi
              hanya kobaran semangat
              yang dapat hidupkan hati, gerakkan raga

Lengang tampak jalan itu,
ketika satu persatu dari kami mulai menujunya
terdengar sayup derap-derap mujahid...
namun lama-lama lenyap...
tertelan jarak........................

                                            Menatap luas ke arahnya
                                            terlintas dalam benakku
                                            ingin lekas sampai di sana........
                                            terlalu terburu, tapi...
                                            aku takut, takut takkan pernah sampai


Begitu suasana itu mewarnai hariku...
di penghujung jalan kami di waktu itu
tempat nan luas, lagi-lagi lengang
aku takut, takut takkan pernah sampai..
karena khawatirku..

Ini adalah penghujung perjalananku...

Rabu, 07 September 2011

Jalan

Kini kurasa bosan
atas semua perjalanan
rindu waktu nan lampau
jalan panjang yang terjal
sukar dilalui, namun tak dapat di elak...
dengan begitu ku tahu arti dari sebuah kata " JUANG"...

Jikalau saja hati ini terus meronta lelah
tak kuasa tertahan kan goyah
dengan sendirinya langkah berbalik arah
waktu seakan terhenti...
dan melakukan slow motion ringan

Akan tetapi...
Apakah bisa seperti itu ???
pastinya lain kenyataan
suatu biasa kan jadi bisa

Andai ku sadar lebih dulu
tak tahu...
kemana arahku kan berlalu
terus melangkah berderap debu
atau meninggalkan sebelum tahu

Walau bosan kian menyergapku
walau asa yang terputus kadang timbul di benakku
tapi,,, bila ku telaah lebih jauh
tak pantas ku sesali pilihanku
JALAN PANJANG YANG TERJAL
SUKAR DILALUI, NAMUN TAK DAPAT DI ELAK...

Seuntai Kata Persahabatan Antara Hati & Jiwa



Tiap - tiap manusia pasti punya tujuan hidup
Tiap - tiap tujuan hidup pasti untuk menggapai kebahagiaan
Tiap - tiap kebahagiaan terselip suatu kesedihan
Tiap - tiap kesedihan merupakan suatu kesengsaraan
Tiap - tiap kesengsaraan kadang merupakan cobaan
Tiap - tiap cobaan pasti ada hikmah di dalamnya
Tiap - tiap hikmah pasti ada manfaat bagi tujuan hidup yang ingin dicapai oleh manusia...

            Jadikanlah dirimu orang yang berguna
                Jadikanlah hari - harimu istimewa
                    Jadikanlah masa kelammu sebagai pelajaran
                        Jadikanlah masa depanmu penuh harapan
                            Jadikanlah hidupmu lebih berarti...

Selasa, 06 September 2011

Tangis Pedih Sang Pengembara Waktu


 Dalam sunyi ku tatap indahnya gemerlap dunia, tapi gundah gulana tak pernah tertepiskan walau hanya sesaat
Ku mencari apa arti mimpi burukku " ku tak lepas dari cengkeraman buasnya lisanku, dari hati yang tak kunjung merindu apa yang seharusnya dirindu ".

Hari demi hari hanya bayangan dari perulangan waktu, waktu yang berlalu dan meninggalkaku sendiri...
Tak tahu harus bagaimana ku lewati dan ku jalani sisa waktuku,
Kehidupanku yang bagaikan bola lampu suram hanya tinggal menunggu keredupan selamanya...

Hidupku yang hanya bagai kisah fiktif belaka, tak ada yang peduli kemanapun ku akan melangkah,,
Bagai anak ayam kehilangan induknya
Dalam gelapnya malam tanpa pelita mengarungi kefanaan dunia
Seorang diri...
Tanpa penuntun arah, hanya berbekal rasa takut yang menggelora.
Berpikir sejenak,
    " Betapapun berusahanya aku keluar dari jeratan hidupku..
      yang setiap saat menghantuiku, setiap detik membisikiku dengan kata-kata maut
      yang seolah akan menerkamku dari berbagai arah yang ku tak tahu...

      Sebesar apapun harapanku dan usahaku... hanya terasa sia-sia sekarang.
      Hidup-matiku tak ada yang tahu, besar-kecil harapanku tak ada yang ukur...
      Jadi, untuk apa aku bersusah payah ? sedang tak seorangpun yang merasakan keberadaanku,
      merindukan canda tawaku yang telah aus termakan zaman... "

Mungkin kini hanya tinggal aku dan bayanganku yang tetap bersatu, sedang jiwa dan perasaanku sedang mengembara di alam khayal, tapi satu saja aku yakin... bahwa aku tak sendiri... :

Mungkin hanya DIA yang tahu dan peduli padaku...